AQIQAH ADALAH IBADAH
Aqiqah adalah
ibadah berupa menyembelih
kambing yang dilakukan sebagai bentuk dari rasa syukur karena bayi yang baru
lahir. Untuk persyaratan jumlah kambing yang akan di sembelih antara bayi
laki-laki dan perempuan juga berbeda yakni 1 ekor kambing untuk anak perempuan
dan 2 ekor kambing untuk anak laki-laki.
Aqiqah adalah
ibadah menurut pendapat
yang terkuat adalah sunnah muakkadah yang merupakan pendapat jumhur ulama
berdasarkan hadits, ada juga ulama yang memberikan penjelasan jika aqiqah adalah
ibadah sebagai penebus
yang artinya aqiqah menjadi pertanda terlepasnya dari kekangan jin yang ada
bersama bayi sewaktu lahir.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. “Semua bayi tergadaikan
dengan aqiqah-nya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi
nama, dan dicukur rambutnya.” [Shahih, HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan lain-lainnya].
Terdapat syarat dan tata cara yang harus dipenuhi untuk melakukan Aqiqah.
Syarat dan tata cara aqiqah yaitu sebagai berikut.
1. Jumlah hewan aqiqah.
Syarat yang pertama adalah harus memperhatikan jumlah hewan aqiqah. Untuk anak
laki-laki, hewan aqiqah yang disembelih adalah dua ekor kambing atau domba.
Sedangkan untuk anak perempuan hanya butuh satu ekor kambing atau domba untuk
disembelih. Akan tetapi jika untuk anak laki-laki tidak mampu untuk menyembelih
dua ekor, maka seekor juga boleh.
2. Kondisi hewan aqiqah.
Syarat kedua, hewan yang digunakan untuk aqiqah haruslah dalam kondisi yang
sehat, tidak cacat, tidak kurus dan cukup umur untuk disembelih. Umur kambing
atau domba yang akan digunakan untuk aqiqah biasanya berkisar satu tahun, dengan
jenis kelamin jantan ataupun betina. Disunnahkan pula, daging aqiqah sebaiknya
dimasak terlebih dahulu. Terdapat dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 172,
Allah berfirman:

Yaa ayyuhallaziina aamanu kulu min tayyibaati maa razaqnaakum wasykuru lillaahi
ing kuntum iyyaahu ta'budun
Artinya:
"Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik
yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar
kepada-Nya kamu menyembah."
3. Mencukur rambut anak.
Untuk melaksanakan aqiqah, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan
mencukur rambut anak berusia tujuh hari sampai gundul. Hal ini agar bayi
terbebas dari godaan setan yang menyertainya ketika lahir. Adapun doa saat
menyukur rambut bayi saat aqiqah yaitu sebagai berikut:

Bismillahirohmanirrohiim alhamdulillahirobbil 'aalamiin allahuma nurussamawati
wanurussyamsi walqomari allahuma syirullahi nurunnubuwati rosulallahi salallahu
alaihi wasalama walhamdu lillahi robil 'alamin
Artinya :
"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala
puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Ya Allah, cahaya langit, matahari dan
rembulan. Ya Allah, rahasia Allah, cahaya kenabian, Rasululullah SAW, dan
segala puji Bagi Allah, Tuhan semesta alam."
Selain mengawali dengan doa, ketika mencukur rambut bayi juga terdapat tata
cara sebagai berikut:
- Arah ketika mencukur rambut dimulai dari sebelah kanan ke kiri.
- Rambut bayi dicukur semuanya (bersih atau gundul) sehingga tidak ada kotoran
yang tersisa.
- Rambut hasil cukuran si bayi kemudian ditimbang dan jumlah timbangan dinilai
dengan nilai emas atau perak yang kemudian nilai itu disedekahkan kepada fakir
miskin.
4. Memberikan nama kepada anak.
Setelah mencukur rambut, orangtua harus memberikan nama kepada anak yang di
aqiqah. Selain untuk panggilan, nama juga berfungsi sebagai doa. Oleh karena
itu, ketika memberi nama bayi yang baru lahir, hendaklah menamainya dengan nama
yang baik. Seperti dalam suatu hadits, Rasulullah bersabda:
"Sesungguhnya kalian pada hari kiamat akan dipanggil dengan nama-nama
kalian dan nama-nama bapak kalian, maka baguskanlah namamu." (HR Muslim)
5. Menyembelih kambing atau domba
Setelah mencukur rambut dan memberikan nama pada anak, langkah selanjutnya adalah
menyembelih kambing yang sudah memenuhi syarat yang telah dijelaskan diatas.
Rasulullah bersabda:
"Sesungguhnya Allah telah mewajibkan cara yang baik kepada tiap-tiap
segala sesuatu. Maka apabila kamu membunuh, hendaklah kamu membunuhnya dengan
cara yang baik, dan jika kamu menyembelih hendaklah kamu menyembelihnya dengan
cara yang baik dan hendaknya ia memudahkan (kematian) binatang yang
disembelihnya." (HR Muslim).
Saat menyembelih aqiqah, terlebih dahulu harus membaca doa menyembelih aqiqah
sebagai berikut:
Bismillahi wallahu Akbar. Allahumma minka wa laka. Allahumma taqabbal minni.
Hadzihi ‘aqiqatu… (sebutkan nama bayi).
Artinya:
"Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, aqiqah ini adalah
karuniamu dan aku kembalikan kepada-Mu. Ya Allah, terimalah dari kami, ini
aqiqah…(sebut nama anak yang diaqiqahi)."
6. Makan bersama
Aktivitas dari serangkaian aqiqah akan diakhiri dengan makan bersama dan doa
bersama agar anak yang aqiqah akan tumbuh menjadi anak yang sholeh atau
sholehah, serta berguna bagi orang-orang di sekitarnya.
Alangkah lebih baik jika
mempercayakan aqiqah kepada jasa penyedia ibadah aqiqah yang terpercaya
karena aqiqah adalah ibadah seumur
hidup sekali.Ciptakan momen yang indah sehingga menjadi kenangan yang indah
bagi si kecil bahwa kedua orang tuanya melakukan ibadah aqiqah dengan sangat
istimewa, sebagaimana istimewanya kehadirannya di dunia.
Comments
Post a Comment